ibu…ketika mereka pergi
teriring langit cerah membiru
aku berlari…
tak terbayangkan olehku
teriring langit cerah membiru
aku berlari…
tak terbayangkan olehku
misteri kepergian telah menanti,
sementara ayah masih terbatuk-batuk
memegangi badannya yang keriput.
sementara ayah masih terbatuk-batuk
memegangi badannya yang keriput.
ibu…ketika ibu bersimpuh
dipasir pantai
meratap dan memanggilnya
aku semakin tahu
betapa arti, air susumu.
meratap dan memanggilnya
aku semakin tahu
betapa arti, air susumu.
ayah…ibu…marilah pulang
nyai ratu dan ibu pertiwi
tak akan membiarkan mereka kedinginan.
nyai ratu dan ibu pertiwi
tak akan membiarkan mereka kedinginan.
kawan…engkau adalah
pahlawanku
jiwa luhur, budi pekerti
daya juang yang tinggi
telah terpampang dalam jiwamu.
jiwa luhur, budi pekerti
daya juang yang tinggi
telah terpampang dalam jiwamu.
kawan…engkau telah
bersatu dalam jiwa ragaku
ku kan teruskan semangat api yang menggelora dalam dadaku.
ku kan teruskan semangat api yang menggelora dalam dadaku.
tuhan…mereka
telah pergi…
tuhan kami rela
pasrah hati kami menerima kenyataan ini
dengan kebanggaan masih melekat dihati ini
walau duka masih berselimut
dengan besar hati kami pantang menyerah
dalam menyusuri liku hidup ini.
pasrah hati kami menerima kenyataan ini
dengan kebanggaan masih melekat dihati ini
walau duka masih berselimut
dengan besar hati kami pantang menyerah
dalam menyusuri liku hidup ini.
kawan…jiwa dan semangat
terpaku didadadku
semoga pengorbananmu tidak sia-sia
wahai karang dan ombak dilautan
jagalah kawanku, jagalah tanah airku.
semoga pengorbananmu tidak sia-sia
wahai karang dan ombak dilautan
jagalah kawanku, jagalah tanah airku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar